Sunday, February 22, 2009
Saturday, April 12, 2008
Tempat Yang Sebenarnya
Ya, Malam itu saya memang benar-benar ingin memanjakan diri, menidurkan sejenak pikiran saya dari lelahnya rutinitas. Perjalanan malam memang salah satu saat favorit saya. Malam membuat hati tenang dan dengan earphone menempel di telinga saya menjadikan dunia serasa milik saya seorang. Walaupun sesekali kepulan asap rokok dari bangku depan terasa agak mengganggu, namun saya tetap bisa menikmati perjalanan.
Hanya ada 4 orang dalam mobil travel yang saya tumpangi, itupun sudah termasuk sopir. Sang sopir terlihat asyik berbincang-bincang dengan penumpang bangku depan di sepanjang perjalanan, di belakang nya adabapak-bapak yang kelihatan sangat kelelahan karena sedari awal naik mobil, dia langsung merobohkan sandaran kursi dan tidur dengan lelapnya. Dan kemudian di sebelahnya adalah saya, asyik dengan dunia nya sendiri.
Perjalanan 5 jam tanpa alunan lagu dari earphone, bagi saya akan jadi sangat membosankan. Makanya sedari awal sebelum saya berangkat, saya menyempatkan sejanak mengisi creative nano saya dengan lagu kesayangan.
Jason Mraz adalah theme song saya minggu ini, itu untuk lagu luar dan Sheila On Seven untuk lagu domestik nya. “Lucky I’m in love with my best friend” adalah lirik favorit saya, mengingatkan saya akan kisah saya sendiri. dan “Alasanku” dari SO7seolah menjadi pengingat buat saya untuk menjadi dewasa.
Namun lamunan saya terhenti saat mobil berhenti di dekat pintu Bandara Internasional Adi Sucipto Jogja, ternyata bapak-bapak yang kelelahan tadi mau turun. Dan saat saya tengok bangku depan, ternyata tanpa saya sadari mas-mas penumpang depan pun sudah turun tak tahu di mana tadi.
“Selamat datang kembali” sayup-sayup batin saya berujar lirih pada saya. Seperti ingin menunjukkan bahwa inilah tempat saya yang sebenarnya. tempat tinggal yang memang telah saya diami selama 3 tahun terakhir ini.
